Ada Jembatan Cinta di Pulau Tidung

Jembatan Cinta

Hasrat dan keinginan kuat untuk menjelajah keindahan Pulau Tidung di kepulauan seribu DKI Jakarta sebentar lagi akan terpenuhi, Sabtu 14 Juli 2012 dengan modal nekat sebagai seorang backpacker membawa langkah kaki ke Pulau Tidung. Ditemani seorang kawan, Pagi pukul 06:00 WIB suara deru Sepeda Motor mengantarkan kami menuju Pelabuhan Muara Angke, perjalanan ditempuh tidak lebih 1 jam dari tempat kami di Kalideres.

Sampai di Dermaga, penuh sesak calon pengunjung yang ingin mendatangi Pulau Pramuka dan Pulau Tidung sudah berkumpul untuk segera naik ke Kapal, penuh sesaknya Dermaga dapat dimaklumi, karena Kapal hanya mengangkut penumpang hanya pada jam tertentu, yaitu pukul 07:00 WIB, 10:00 WIB dan pukul 13:00 WIB.  Di Dermaga Muara Angke ini melayani beberapa rute untuk menyeberang yaitu ke Pulau Bira, Pulau Pramuka, Pulau Tidung dan beberapa Pulau lainnya. Dengan rata-rata tiket Kapal seharga Rp. 35.000,-

Para pengunjung ini rata-rata menggunakan jasa Travel, dimana semua keperluan dari menginap dan kapal sudah dibooking oleh agen. Jika Anda hanya backpacker biasa dan berjumlah tidak banyak seperti kami, ada baiknya langsung masuk menuju dermaga tempat kapal bersandar, cara ini lebih baik untuk langsung negoisasi dengan pemilik Kapal.

Setelah Negoisasi alot, akhirnya Tepat pukul 07:00 WIB Kapal yang mengangkut kami berangkat meninggalkan Dermaga, bau pengat dan warna hitam di Muara Angke ini berangsur-angsur berubah menjadi biru dan bersih ketika kapal sudah berjalan sekitar 30 menit. Ombak pun mulai berayun-ayun mengombang-ambingkan kapal dengan muatan penumpang sekitar 200 orang dari berbagai kalangan. Tips untuk Anda yang mabok laut, ada baiknya meminum obat anti mabok sebelum berangkat, karena perjalanan menuju Pulau Tidung ini menempuh waktu kurang lebih 3 jam.

Sepanjang perjalanan, kita akan melewati beberapa Pulau yang indah, diantara Pulau Bidadari, Pulau Ounrust, Pulau Khayangan, Pulau Untung Jawa, Pulau cipir, Pulau Rambut dan banyak pulau lainnya.

3 jam berlalu, rasa mual dan pusing mulai terobati ketika melihat jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung kecil dan besar terlihat. Tidak lain itu adalah Jembatan cinta, Jembatan yang menjadi Maskot dari Pulau Tidung ini, menjadi daya pikat setiap pengunjung untuk segera menginjakkan kaki untuk bisa bercengkrama diatasnya.

Setelah Kapal Bersandar, tidak ada tiket masuk yang dikenakan ketika pertama kali kaki kami menginjakkan di Pintu masuknya. Tidak pakai waktu lama, tujuan pertama kami adalah Jembatan Cinta yang berada ditempat paling ujung dari tempat Kapal bersandar. Untuk menuju tempat ini pengunjung bisa menggunakan jasa Ojek atau sewa Sepeda, tetapi kami memutuskan untuk jalan kaki agar bisa melihat keindahan Pantai sekililing dan mengukur berapa jauh jarak perjalanannya.

Sepanjang Jalan dari Dermaga menuju jembatan cinta, kita akan melihat banyaknya penginapan berdampingan dengan rumah warga, bahkan ada sebagian rumah warga dijadikan penginapan. Melewati rumah warga, kita akan menemukan panjangnya hamparan pohon kelapa di kanan kiri jalan setapak kurang lebih 1 Meter. Usai melewati sekolah SMK, kita akan melihat gapura dengan tulisan diatasnya “selamat datang di Jembatan cinta”. Tidak ada tiket masuk yang dikenakan setelah melewati Gapura. Tidak jauh dari Gapura sebagai pintu mauknya, mata kami langsung memandang  Jembatan Cinta.

Untuk memulai perjalanan ke Jembatan ini, kita harus melewati Jembatan  seperti gerbang masuk untuk Kapal, di gerbang inilah tempat paling menarik untuk meloncat menguji seberapa berani kita terjun bebas ke dalam air laut, jadi tidak heran kalau tempat ini paling banyak dikerumuni orang antri untuk loncat ke bawah.

Di kawasan Jembatan cinta ini juga terdapat penyewaan pelampung, peralatan Snorkling, Banana Boat dan yang lainnya. Untuk Anda yang tidak mau mandi, bisa menyusuri panjangnya Jembatan Cinta untuk menuju ke Pulau Tidung Kecil, Jembatan ini sangat bagus untuk digunakan kegiatan memotret, maka tidak heran menjelang terbenam matahari akan banyak orang berjejer di Jembatan ini, untuk mengabadikan Sunseat. Cukup pantas kalau Jembatan ini di beri nama Jembatan Cinta, karena bentuknya  Indah memanjang dan Suasana yang sangat Romantis dan banyak muda mudi berpasangan diatasnya.

Pulau ini memiliki garis pantai yang luas dengan hamparan pasir putih yang halus, belum lagi terumbu karang yang memanjakan pecinta snorkling, serta Jembatan Cinta yang sangat Romantis. Semoga Pulau Tidung ini tetap menjaga kebersihan dan keramah tamahan penduduknya serta Aset berupa terumbu karang dan Jembatan Cinta, karena itulah aset terbesar dari Pulau ini untuk memancing para Wisatawan untuk datang.

Pengalaman menarik dari Pulau Tidung menjadi kenangan Indah tidak terlupakan, sekaligus menambahkan deretan rute perjalanan yang telah saya lalui.Akhirnya kami  pulang dengan senyum indah di bibir walaupun belum puas menelusuri dan mencoba semua yang ada di Pulau ini, tetapi suatu saat kami berdua berjanji untuk datang kembali dengan membawa teman lebih banyak, untuk ikut merasakan apa yang kami rasakan.Pukul 13:30 WIB perahu membawa kami untuk kembali ke Muara Angke, perasaan letih tidak kami rasakan. Akhirnya pukul 16:30 Kapal bersandar di Dermaga Muara Angke, yang artinya mimpi indah dari Pulau Tidung tinggal kenangan.

Tips untuk Anda yang ingin berangkat ke Pulau Tidung, ada baiknya menggunakan jasa Travel. Tidak sulit untuk mencarinya, karena sekarang via internet sudah banyak yang menjajakan. Kelebihan dari Travel ini akan memudahkan Anda dari sewa Kapal, Penginapan, Snorkling, Banana Boat, keliling pulau sekitar, dan tentu saja Barbeque.

Selamat mencoba.

One thought on “Ada Jembatan Cinta di Pulau Tidung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s