Menelusuri Goa Pindul Di Gunung Kidul

Dewa Bejo atau desa wisata Bejiharjo merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten gunungkidul yang terletak di kecamatan Karangmojo tidak jauh dari ibu kota kabupaten Gunungkidul atau wonosari.

Desa Bejiharjo memiliki potensi alam yang luar biasa. Tidak seperti umumnya banyak daerah di Kabupaten Gunung kidul yang mengalami persoalan keterbatasan sumber air bersih, Desa Bejiharjo mendapakan pasokan air bersih setiap saat selama setahun. Pasokan air bersih tersebut berasal dari sumber mata air bawah tanah yang muncul ke permukaan.

Maka tidak heran keinginan besar warga di desa ini yang ingin menjadikan Desa Bejiharjo sebagai pusat wisata Air, dan ingin memberitahukan ke seluruh dunia kalau gunungkidul tidak lagi kekurangan pasokan air, dengan adanya wisata air di tempat ini. Selain potensi alam tersebut, di Desa Bejiharjo terdapat pula kekayaan budaya, sejarah dan edukasi. Di bagian timur desa terdapat situs Purbakala Sokoliman yang menjadi warisan ilmu pengetahuan terkait dengan sejarah manusia purba, Monumen Jenderal Soedirman,

Kelompok sadar wisata menghimpun masyarakat yang memiliki kesadaran dan kemauan untuk mengolah dan mengembangkan Desa Bejiharjo menjadi desa tujuan wisata. Kelompok sadar wisata tersebut dinamakan “DEWA BEJO” singkatan dari Desa Wisata Bejiharjo. Pokdarwis tersebut merupakan kelompok masyarakat yang peduli terhadap kemajuan daerah melalui pariwisata yang terkenal saat ini dengan Goa Pindul.

Goa Pindul terletak di Dusun Gelaran, Desa Bejiharjo, kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Goa Pindul merupakan wisata cave tubing yang baru dibuka pada awal tahun 2011.

Goa Pindul ini seringkali dijadikan tempat wisata petualangan yang sekaligus sedikit memacu adrenalin. Karena kita akan di bawa oleh si pemandu wisata menyusuri sungai yang ada di dalam goa ini.

Untuk bisa mencapai Goa Pindul bisa dari Yogyakarta menuju Wonosari. Sampai pertigaan bundaran siyono (perempatan jalan yang terdapat air mancur) ambil arah ke kiri kemudian lurus sampai menemukan pintu gerbang desa Bejiharjo. Dari Pintu gerbang masih sekitar 30 menit mengikuti jalan aspal yang sudah bagus ini, sampai terdapat tulisan selamat datang di Goa Pindul.

Untuk mendukung keberadaan desa wisata disediakan pula homestay sebanyak 15 buah dengan biaya sebesar Rp. 25.000 per orang untuk yang kelas sederhana dengan fasilitas kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu. Sedang untuk kelas atas biaya sebesar Rp. 30.000 per orang dengan fasilitas kamar tidur, kamar mandi, gazebo. Adapun paket wisata alam antara lain

  1. Paket A; berupa Cave tubing Gua Pindul dengan biaya Rp. 30.000 /orang, dengan fasilitas Jasa Pemandu, asuransi, dan perlengkapan yakni ban pelampung,jaket pelampung dan sepatu
  2. Paket B; berupa Caving gelatik dengan biaya Rp. 30.000 / orang dengan fasilitas jasa pemandu, asuransi dan perlengkapan berupa cover all, senter dan sepatu.
  3. Paket C; Oyo river tubing dengan biaya Rp. 45.000 / orang dengan peserta minimal 5 orang, dengan fasilitas Jasa pemandu, Kelapa muda, transportasi, asuransi.

Goa Pindul dengan panjang sekitar 300 meter ini dibagi dalam tiga zona, yaitu zona terang, zona remang, dan zona gelap abadi. Zona pertama yang dimasuki pertama kali adalah zona terang. Zona ini disebut sebagi zona terang karena dalam zona ini cahaya matahari masih bisa masuk, dalam zona ini banyak ditemui stalagit dan stalagmit yang masih aktif dan berlumut.

Selanjutnya zona yang kedua adalah zona remang-remang. Di zona ini tidak ada lumut yang menempel pada stalgit dan stalagmit, serta bentuknya yang semakin beragam. Dan Zona terakhir adalah zona gelap abadi, di zona ini tidak ada sedikitpun cahaya matahari yang masuk .

Waktu terbaik untuk cave tubing di Gua Pindul adalah pagi hari sampai menjelang siang. Selain karena airnya tidak terlalu dingin, jika cuaca sedang cerah pada jam-jam tersebut akan muncul cahaya surga yang berasal dari sinar matahari yang menerobos masuk melewati celah besar di atap gua. Sambil menelusurti Goa ini, kita akan dipandu oleh pemandu yang akan menceritakan asal usul goa dan bebatuan stalagit dan stalagmit yang ada didalamnya, yang paling indah ketika sampai pada bagian dalam adalah, lukisan hasil mahakarya kelelawar yang banyak bersarang dibagian atas dinding-dinding goa.

Sampai ditempat di pintu akhir mulut goa, para pengunjung akan dimanjakan dengan sinar cahaya matahari yang masuk dari bagian atas, ditempat ini pula dijadikan pusat untuk berenang dan mencoba adrenalin dengan meloncat ke dalam air, dari batu yang terdapat dipinggir dinding goa.

Saat ini Goa Pindul sudah terkenal sampai ke mancanegara, pengunjung terpadat datang pada hari libur atau weekend dengan rata-rata 300 orang perhari.

Selain Goa Pindul, di desa Bejiharjo ini juga menyediakan wisata Oyo River Tubing. Yaitu wisata mengarungi air sungai kurang lebih sepanjang 5 KM dengan pemandangan alam yaitu tebing-tebing sungai Oyo. Penelusuran sungai Oyo menggunakan jaket pelampung dan ban.

Wisata lainnya yang juga terdapat di desa ini adalah Caving Glatik. Wisata petualang ini akan memacu adrenalin setiap pengunjung, karena pengunjung akan di ajak melewati rintangan didalam goa Glatik. Didalam goa ini kita harus merangkak kurang lebih 15 m, selain itu puluhan ribu kelelawar menunggu kita didalam goa dengan berbagai jenis dan ukurannya.

Desa Bejiharjo dengan segala keindahan dan keunikannya, menjadi salah satu tempat wisata yang layak untuk dikunjungi, untuk Anda yang belum pernah mencoba wisata yang memacu adrenalin dan menikmati keindahan dalam goa. Selamat mencoba

 Wonosari 28-30 September 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s